Akhirnya! Google Benahi Masalah "Jangan Ganggu" di Android: Tak Ada Lagi Notifikasi Bocor di Tablet Saat HP Senyap
Teknologi - Kabar baik bagi pengguna ekosistem Android: Google akhirnya mulai bergerak untuk membereskan salah satu masalah paling klasik dan menjengkelkan pada fitur Do Not Disturb (DND) atau mode "Jangan Ganggu". Selama bertahun-tahun, fitur ini dianggap "tertinggal" dibandingkan pesaing terdekatnya, terutama dalam hal sinkronisasi antar-perangkat.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai masalah yang sedang ditangani Google dan bagaimana solusi ini akan mengubah cara kita berinteraksi dengan gadget Android di masa depan.
Bagi Anda yang memiliki lebih dari satu perangkat Android misalnya sebuah ponsel, tablet, dan smartwatch Anda pasti pernah merasakan kekesalan ini: Anda sudah mengaktifkan mode Jangan Ganggu di ponsel karena ingin tidur atau rapat, tetapi tiba-tiba tablet di atas meja atau jam tangan di pergelangan tangan tetap berbunyi nyaring saat ada notifikasi masuk.
Masalah ini sudah menjadi keluhan pengguna Android selama bertahun-tahun. Namun, kabar terbaru menunjukkan bahwa Google sedang menyiapkan solusi besar yang akan hadir melalui pembaruan sistem di tahun 2026 ini.
Masalah Utama: Ekosistem yang "Saling Cuek"
Masalah terbesar Android selama ini adalah kurangnya sinkronisasi lintas perangkat (cross-device syncing) untuk pengaturan sistem dasar. Di ekosistem Apple, jika Anda mengaktifkan mode Focus di iPhone, maka iPad dan Mac Anda akan otomatis ikut senyap.
Di Android? Tidak semudah itu. Hingga saat ini, mengaktifkan DND di ponsel tidak secara otomatis membungkam tablet Anda. Pengguna dipaksa untuk menyalakan mode tersebut secara manual di setiap perangkat satu per satu. Ini bukan hanya tidak praktis, tetapi juga merusak tujuan utama dari fitur "Jangan Ganggu" itu sendiri: yaitu memberikan ketenangan total.
Solusi Google: Sinkronisasi Lintas Perangkat yang Pintar
Berdasarkan bocoran fitur terbaru yang sedang dikembangkan (kemungkinan besar akan debut secara penuh pada Android 17), Google memperkenalkan sistem Sync Do Not Disturb.
Nantinya, akan ada satu tombol kendali di menu pengaturan layanan lintas perangkat (cross-device services). Begitu fitur ini diaktifkan, status "Jangan Ganggu" akan disebarkan ke seluruh perangkat yang terhubung dengan akun Google yang sama.
· Aktifkan di Ponsel: Tablet dan jam tangan otomatis senyap.
· Matikan di Tablet: Ponsel kembali ke mode normal.
Ini adalah langkah besar bagi Google untuk menciptakan ekosistem yang terasa lebih "padu" dan tidak terpisah-pisah.
Perombakan Menu "Modes"
Selain masalah sinkronisasi, Google juga sedang merampingkan cara pengguna berinteraksi dengan fitur ini. Pada versi terbaru (seperti yang mulai terlihat di beberapa perangkat Pixel), menu "Do Not Disturb" kini dilebur ke dalam bagian Modes.
Perubahan ini memungkinkan pengguna untuk membuat skenario yang lebih spesifik, seperti "Mode Belajar", "Mode Istirahat", atau "Mode Gaming". Google ingin fitur ini tidak hanya sekadar membungkam suara, tetapi juga bisa mengatur aplikasi mana yang boleh muncul dan bagaimana tampilan layar berubah saat mode tersebut aktif.
Mengapa Ini Penting bagi Pengguna?
Langkah Google ini bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi soal efisiensi mental. Di era di mana kita dikelilingi oleh banyak layar, gangguan kecil dari perangkat yang lupa disenyapkan bisa sangat merusak fokus. Dengan membereskan masalah sinkronisasi ini, Google akhirnya memberikan kendali penuh kepada pengguna atas lingkungan digital mereka.
Meskipun fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan peluncuran bertahap, kehadirannya membuktikan bahwa Google mulai serius mendengarkan keluhan pengguna mengenai kerumitan ekosistem Android dibandingkan kompetitornya.
