Bisa Deteksi Telepon Palsu, Ini 6 Fitur Baru Google System Update di HP Android Kamu
Teknologi - Kabar gembira buat kamu pengguna Android! Tanpa harus menunggu peluncuran Android versi terbaru (Android 17), Google baru saja menggelar pembaruan sistem berkala yang membawa sejumlah peningkatan besar ke ponsel kamu. Lewat pembaruan bertajuk June 2026 Android Feature Drop, Google menyuntikkan berbagai teknologi pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) serta peningkatan sistem keamanan yang sangat krusial.
Pembaruan sistem (Google System Update) ini dirancang agar ponsel Android bekerja lebih cerdas, aman, dan mempermudah aktivitas sehari-hari. Mulai dari pelindung dari penipuan canggih hingga fitur penata gaya pakaian digital, berikut adalah 6 fitur baru di HP Android yang wajib kamu tahu!
1. Fake Call Detection (Deteksi Telepon Palsu Berbasis AI)
Teknologi penipuan saat ini semakin menakutkan karena maraknya kloning suara berbasis AI (AI voice cloning) dan manipulasi nomor kontak (spoofing). Kamu mungkin pernah mendapat telepon yang di layarnya tertulis nama anggota keluarga atau teman, padahal sebenarnya itu adalah penipu yang menggunakan software komputer.
Untuk mengatasi hal ini, Google meluncurkan fitur Fake Call Detection. Fitur ini bekerja secara otomatis di latar belakang seperti sebuah "jabat tangan digital" (digital handshake).
Cara Kerjanya: Saat ada panggilan masuk dari kontak yang tersimpan, ponsel pengirim akan mengirimkan sinyal konfirmasi senyap lewat teknologi RCS yang terenkripsi. Jika itu adalah penipu yang memalsukan nomor, sinyal verifikasi tersebut akan hilang. HP Android kamu akan langsung menyadari kejanggalan ini, mengecek ke perangkat asli temanmu, dan memunculkan peringatan di layar: "I'm not making a call right now" (Saya tidak sedang menelepon saat ini).
Fitur ini mulai digulirkan secara global lewat aplikasi Phone by Google untuk perangkat yang menjalankan Android 12 ke atas.
2. 'Find the Look' Lewat Circle to Search
Fitur Circle to Search kini menjadi jauh lebih pintar dalam mengenali objek berpakaian. Jika sebelumnya kamu hanya bisa mencari satu barang yang kamu lingkari, sekarang fitur ini mendukung Multi-Object Discovery.
Saat kamu melihat foto atau video orang dengan pakaian yang keren, kamu cukup mengaktifkan Circle to Search dan melingkari seluruh tubuh orang tersebut. AI akan langsung memecah pakaian mereka menjadi komponen-komponen terpisah secara sekaligus—mulai dari topi, jaket, kaos, celana, hingga sepatu. Kamu akan langsung disodori hasil pencarian belanja untuk masing-masing barang tersebut tanpa perlu keluar dari aplikasi yang sedang kamu buka. Fitur ini kini diperluas ke semua ponsel yang menjalankan Android 14 ke atas yang sudah mendukung Circle to Search.
3. Digital Wardrobe di Google Photos
Masih berhubungan dengan fashion, Google Photos mendapatkan pembaruan bertenaga AI berupa Digital Wardrobe (Lemari Pakaian Digital). Fitur ini sangat cocok buat kamu yang sering bingung memilih padu padan baju di pagi hari.
Google Photos akan mendeteksi dan mengatalogkan pakaian-pakaian yang pernah kamu kenakan di dalam foto-foto lamamu. Pakaian tersebut akan dikelompokkan berdasarkan kategori, seperti atasan, bawahan, hingga aksesori atau perhiasan. Dari sana, kamu bisa mencoba mencocokkan berbagai kombinasi pakaian secara virtual. AI generatif bahkan bisa menampilkan visualisasi bagaimana pakaian tersebut terlihat di tubuhmu sebelum kamu benar-benar mengambilnya dari lemari fisik.
4. Ekspansi Fitur Personal Safety untuk Anak-Anak
Google juga memperluas jangkauan fitur keselamatan daruratnya (Personal Safety) agar bisa dinikmati oleh pengguna yang lebih muda, khususnya anak-anak di bawah usia 13 tahun.
Dalam pembaruan ini, perangkat anak-anak kini bisa menampilkan informasi medis penting dan kontak darurat langsung di layar kunci (lock screen). Selain itu, fitur Car Crash Detection (Deteksi Kecelakaan Mobil) kini hadir secara bawaan di perangkat anak. Jika sistem mendeteksi terjadinya benturan keras atau kecelakaan, ponsel akan otomatis menghubungi layanan darurat dan mengirimkan pesan teks koordinat lokasi ke kontak keluarga yang sudah ditentukan.
5. AI "Book Insights" di Google Play Books
Bagi kamu yang hobi membaca e-book, Google Play Books kini terintegrasi langsung dengan asisten AI Gemini melalui fitur Book Insights.
Saat kamu memperkecil tampilan halaman (zoom out), akan muncul ikon lampu kecil dengan logo Gemini di pojok kanan atas. Begitu diketuk, kamu bisa memanfaatkan fitur "Ask Play Books" untuk meminta rangkuman cepat (Catch me up). Kamu juga bisa memblok atau menyorot (highlight) paragraf tertentu untuk menanyakan konteks sejarah, latar belakang karakter, atau tema mendalam yang ada di dalam buku tersebut secara interaktif. Pembaruan ini mulai digulirkan untuk ribuan judul buku berbahasa Inggris, termasuk buku-buku domain publik yang tersedia gratis.
6. Perluasan Dukungan Quick Share (Kompatibel dengan AirDrop)
Kesenangan berbagi file antar-ekosistem kini semakin mulus. Google terus memperluas kemampuan Quick Share agar bisa mengirim file secara cepat ke perangkat iOS (iPhone) tanpa hambatan berarti.
Dalam update sistem kali ini, kompatibilitas transfer super cepat ala AirDrop ini diperluas ke lebih banyak perangkat Android dari berbagai merek ternama, termasuk seri OnePlus terbaru (OnePlus 15), lini flagship Xiaomi (Xiaomi 17T Pro), hingga Honor Magic V6. Dukungan untuk perangkat Motorola Razr Fold dan Oppo Find X series juga dikabarkan akan segera menyusul dalam waktu dekat.
Kapan HP Kamu Kebagian?
Pembaruan Google System Update ini digulirkan secara bertahap sepanjang bulan Juni 2026 ini. Pengguna Google Pixel biasanya akan menjadi yang pertama mendapatkan seluruh rangkaian fitur ini, disusul oleh pengguna perangkat Samsung Galaxy, Xiaomi, Oppo, dan brand Android lainnya dalam beberapa minggu ke depan.
Pastikan kamu rajin mengecek menu Settings > Security & Privacy > System & Updates > Google Play system update di ponselmu agar tidak ketinggalan fitur-fitur keren ini!
